Objek Wisata Terbaik di Phnom Penh yang Harus Kamu Kunjungi! – Phnom Penh, ibu kota Kamboja, adalah kota yang penuh dengan sejarah yang mendalam, budaya yang kaya, dan pemandangan yang menakjubkan. Terletak di persimpangan slot gacor 777 sungai Tonle Sap dan Mekong, Phnom Penh adalah kota yang menarik bagi para wisatawan yang ingin mengeksplorasi masa lalu Kamboja, serta menikmati kehidupan modern yang berkembang pesat.
Objek Wisata Terbaik di Phnom Penh
1. Istana Kerajaan (Royal Palace)
Salah satu ikon utama di Phnom Penh adalah Istana Kerajaan, kompleks megah yang menjadi kediaman resmi Raja Kamboja. Istana ini dibangun pada tahun 1866 dan memiliki arsitektur yang mencerminkan keindahan seni Khmer. Di dalamnya terdapat berbagai bangunan yang menakjubkan, termasuk Silver Pagoda yang terkenal dengan lantai yang terbuat dari lebih dari 5.000 ubin perak. Di dalam Silver Pagoda, Anda akan menemukan koleksi artefak berharga, seperti patung Buddha yang terbuat dari emas dan berlian. Kunjungi Istana Kerajaan untuk merasakan atmosfer megahnya dan belajar lebih banyak tentang monarki Kamboja yang kaya akan tradisi dan sejarah.
2. Museum Genosida Tuol Sleng (S-21)
Kamboja memiliki sejarah yang kelam di bawah rezim Khmer Merah, dan salah satu tempat yang menjadi saksi bisu peristiwa tragis ini adalah Museum Genosida Tuol Sleng (atau S-21). Dulunya, tempat ini adalah sebuah sekolah yang kemudian diubah menjadi penjara dan pusat penyiksaan oleh Khmer Merah pada tahun 1970-an. Ribuan orang yang dianggap musuh negara ditahan, disiksa, dan dieksekusi di sini. Museum ini menyimpan foto-foto, dokumen, dan artefak yang mengungkapkan kengerian yang terjadi di bawah pemerintahan Pol Pot. Meskipun penuh dengan kenangan suram, Tuol Sleng adalah tempat yang penting untuk memahami sejarah modern Kamboja dan merenungkan dampak dari tragedi ini.
3. Monumen Kemerdekaan (Independence Monument)
Monumen Kemerdekaan adalah simbol slot kamboja kemerdekaan Kamboja dari kolonialisasi Perancis, yang diproklamirkan pada tahun 1953. Wisata ini terletak di pusat kota dan dibangun pada tahun 1958. Dengan arsitektur yang terinspirasi dari candi-candi Khmer, Monumen Kemerdekaan berdiri dengan megah di tengah taman yang luas, menjadikannya tempat yang populer untuk berfoto dan bersantai. Pada malam hari, monumen ini diterangi cahaya yang indah, menciptakan suasana yang romantis dan mempesona. Tempat ini adalah salah satu landmark yang sangat dikenal oleh penduduk lokal dan wisatawan.
4. Wat Phnom
Wat Phnom adalah candi Buddha yang terletak di bukit buatan setinggi 27 meter di pusat kota Phnom Penh. Wisata ini adalah salah satu situs religius tertua di kota dan dipercaya sebagai tempat kelahiran nama kota Phnom Penh itu sendiri. Legenda menyebutkan bahwa seorang wanita bernama Penh menemukan patung Buddha yang terapung di sungai dan mendirikan candi di tempat tersebut. Di sekitar candi, Anda akan menemukan taman yang rimbun dan banyak monyet yang berkeliaran. Wat Phnom adalah tempat yang ideal untuk merasakan kedamaian, meditasi, dan menikmati pemandangan kota dari ketinggian.
5. Pasar Sentral (Central Market – Psar Thmei)
Bagi Anda yang gemar berbelanja, Pasar Sentral atau Psar Thmei adalah tempat yang tidak boleh dilewatkan. Pasar ini dibangun pada tahun 1937 oleh arsitek Perancis dan terkenal karena desainnya yang unik, dengan kubah besar di tengahnya. Pasar ini menjual berbagai barang, mulai dari perhiasan, pakaian, hingga barang antik dan kerajinan tangan. Berjalan-jalan di dalam pasar ini akan membawa Anda merasakan nuansa lokal yang kental. Anda dapat membeli oleh-oleh khas Kamboja, seperti kain sutra, patung Buddha mini, atau produk kerajinan tangan lainnya.
6. Sungai Mekong dan Tonle Sap
Phnom Penh terletak di pertemuan dua sungai besar: Sungai Tonle Sap dan Sungai Mekong. Keindahan alam sungai ini dapat di nikmati dengan naik perahu. Anda dapat menikmati pemandangan matahari terbenam yang spektakuler atau menyusuri sungai untuk melihat kehidupan lokal yang berfokus pada perikanan dan transportasi air. Jika Anda ingin menikmati pengalaman yang lebih mendalam, Anda bisa mengikuti tur perahu yang membawa Anda ke desa-desa terapung yang terletak di sepanjang sungai. Di sini, Anda akan melihat rumah-rumah terapung, pasar apung, dan kehidupan tradisional masyarakat yang tinggal di sepanjang sungai.
Baca juga : Tempat Kuliner dan Makanan Khas Jogja Paling Terkenal
7. Killing Fields of Choeung Ek
Di luar kota, sekitar 15 km dari pusat Phnom Penh, terdapat Killing Fields of Choeung Ek. Ini adalah tempat eksekusi massal yang di lakukan oleh rezim Khmer Merah, di mana ribuan orang di paksa berjalan menuju tempat ini untuk dibunuh dan dikuburkan. Situs ini kini menjadi monumen dan tempat peringatan bagi korban rezim tersebut. Killing Fields adalah tempat yang penuh keheningan dan kesedihan. Pengunjung dapat berjalan-jalan di sekitar situs dan mengunjungi stupa yang berisi tulang belulang korban. Mengunjungi tempat ini adalah kesempatan untuk menghormati para korban dan merenungkan pentingnya perdamaian.
8. National Museum of Cambodia
Museum Nasional Kamboja adalah tempat yang sempurna untuk memahami sejarah dan budaya Kamboja lebih dalam. Terletak tidak jauh dari Istana Kerajaan, museum ini menampilkan berbagai koleksi seni dan artefak dari peradaban Khmer, termasuk patung-patung Buddha, karya seni, dan artefak arkeologis yang berasal dari Angkor dan periode kuno Kamboja. Bangunan museum ini sendiri memiliki arsitektur Khmer klasik yang sangat indah, dan di halaman depan, Anda akan menemukan patung-patung besar dan taman yang menyegarkan. Museum ini memberikan wawasan yang lebih baik tentang perkembangan budaya dan sejarah Kamboja.
9. Riverside (Sisowath Quay)
Sisowath Quay, atau kawasan tepi sungai Phnom Penh, adalah salah satu tempat paling hidup di kota ini. Di sini, Anda akan menemukan banyak kafe, restoran, dan bar yang menawarkan pemandangan Sungai Mekong yang indah. Pada sore hari, area ini sangat ramai, dengan penduduk setempat yang berolahraga, bersepeda, atau sekadar berjalan-jalan di sepanjang sungai. Sisowath Quay juga merupakan tempat yang baik untuk menikmati kuliner lokal, seperti Amok (ikan kari santan) atau Lok Lak (daging sapi tumis dengan saus lada hitam), yang dapat Anda nikmati sambil menikmati angin sepoi-sepoi di dekat sungai.
10. Russian Market (Psar Toul Tom Poung)
Pasar Russian Market adalah tempat yang menarik untuk membeli barang-barang unik dan murah. Namanya berasal dari banyaknya warga Rusia yang tinggal di Phnom Penh pada masa lalu, meskipun kini pasar ini lebih di kenal dengan berbagai barang kerajinan tangan, pakaian bekas, elektronik, dan makanan lokal. Pasar ini lebih kecil daripada Pasar Sentral, tetapi menawarkan pengalaman yang lebih intim dan otentik. Anda bisa menemukan berbagai barang, mulai dari tas kulit, barang seni, hingga souvenir yang tidak bisa di temukan di tempat lain.
Phnom Penh adalah kota yang kaya akan sejarah, budaya, dan tradisi. Dari kemegahan Istana Kerajaan hingga keheningan yang mencekam di Killing Fields, kota ini menawarkan berbagai pengalaman yang mendalam dan beragam. Baik Anda tertarik pada sejarah yang kelam, arsitektur yang menawan, atau sekadar menikmati pemandangan kota yang dinamis, Phnom Penh memiliki sesuatu untuk semua orang. Jangan lupa untuk menjelajahi berbagai pasar dan kawasan tepi sungainya untuk merasakan atmosfer lokal yang autentik.
Tinggalkan Balasan